Skip to main content

Pengertian Ilmu Pengetahuan Alam Menurut Para Ahli

Pengertian Ilmu Pengetahuan Alam Menurut Para Ahli
Berikut diuraikan beberapa pengertian Ilmu Pengertahuan Alam menurut para ahli:

Pengertian Ilmu Pengetahuan Alam Menurut Para Ahli

H.W Flowler dalam Trianto (2010:136), mengaku  bahwa Ilmu Pengetahuan Alam sebagai pengetahuan yang sistematis dan dirumuskan yang bersangkutan dengan gejala-gejala kebendaan dan didasarkan khususnya atas pemantauan  dan deduksi.

Wahyana dalam Trianto (2010:136), menuliskan bahwa IPA ialah suatu kelompok  pengetahuan yang tersusun secara sistematik, dan dalam pemakaianya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam. 

Usman Samatowa (2010). Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sehubungan dengan teknik mencari tahu tentang alam Ilmu Pengetahuan Alam adalah terjemahan ucapan-ucapan dalam bahasa Inggris yakni natural science, yang dengan kata lain ilmu pengetahuan alam (IPA). Karena bersangkutan dengan alam dan science artinya ialah ilmu pengetahuan, jadi ilmu pengetahuan alam (IPA) atau science tersebut pengertiannya bisa disebut sebagai ilmu pengetahuan alam. Ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam ini .

Nash (dalam Hendro 1992: 3), menyatakan bahwa teknik IPA meneliti dunia ini mempunyai sifat analisis, lengkap, cermat, serta menghubungkannya antara suatu gejala dengan gejala lain sampai.

Muslichach Asy’ari (2006: 7), mendefinisikan sains atau IPA ialah pengetahuan insan tentang alam yang didapatkan dengan teknik yang terkontrol, di samping sebagai produk yakni pengetahuan insan sains atau IPA pun sebagai proses yakni bagaimana teknik mendapatkan pengetahuan tersebut.

Ahmad Susanto (2013: 167) menuliskan sains atau IIlmu Pengetahuan Alam ialah usaha insan dalam mengetahui alam semesta melewati pengamatan yang tepat pada sasaran, serta memakai prosedur, dan diterangkan dengan penalaran sampai-sampai mendapatkan sebuah kesimpulan. 

Patta Bundu (2006: 9) sains atau Ilmu Pengetahuan Alam ialah  proses pekerjaan yang dilaksanakan  para saintis dalam mendapat  pengetahuan dan sikap terhadap proses pekerjaan  tersebut. Sains secara garis besar mempunyai tiga komponen, yakni 1) proses ilmiah, contohnya  mengamati, mengklasifikasi, memprediksi, merancang dan mengemban eksperimen, 2) produk ilmiah, contohnya prinsip, konsep, hukum, teori, dan 3) sikap ilmiah, misalnya hendak  tahu, objektif, hati-hati dan jujur.

Paolo dan Marten (dalam Srini M. Iskandar, 1996: 15) Ilmu Pengetahuan Alam guna anak-anak didefinisikan menjadi :
1. meneliti apa yang terjadi,
2. mencoba mengetahui apa yang diamati,
3. mempergunakan pengetahuan baru guna meramalkan apa yang bakal terjadi,
4. menguji ramalan-ramalan dibawah kondisi-kondisi untuk menyaksikan apakah ramalan itu benar.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar