Cara Mengatasi Masalah Sosial yang Terjadi Pada Masyarakat

Cara Mengatasi Masalah Sosial yang Terjadi Pada Masyarakat

Infodasar.com-Masalah sosial merupakan kondisi yang masyarakat sangat tidak harapkan dalam kehidupan keseharian. Masalah sosial yaitu adanya kesenjangan antara apa yang diharapkan dengan kenyataan yang terjadi pada kehidupan soal masyarakat. Sebagai contoh Kemiskinan, Begal, sampai pada masalah kesehatan merupakan cakupan dari masalah sosial

Karakteristik Masalah Sosial


Dengan demikian, perlu adanya upaya yang dilakukan oleh pemerintah bersinergi dengan masyarakat untuk menemukan solusi dari masalah sosial tersebut.  Karakteristik masalah sosial memiliki berbagai indikator, hal tersebut dapat dilihat berikut ini : 
Cara Mengatasi Masalah Sosial

1. Dapat dirasakan oleh setiap orang


Sebuah persoalan dapat disebut sebagai masalah sosial, jika hal tersebut dapat dirasakan oleh setiap orang. Pada dasarnya, tidak terdapat indikator yang pasti untuk mengklaim bahwa suatu persoalan termasuk masalah sosial. Akan tetapi, Apabila sebuah persoalan sudah diperbincangan ramai dimasyarakat melalui lisan atau media elektronik maupun media sosial yang secara umum merugikan mereka, maka persolan tersebut bisa dipandang sebagai masalah sosial. 

Baca Juga : Pengertian Masalah Sosial, Penyebab, dan Contohnya

2. Tidak menyenangkan bagi masyarakat


Salah satu indikator sebuah persolan dikatakan sebagai masalah sosial yaitu ketikan masyarakat luas merasa tidak senang dengan suatu kondisi tertentu. Secara materi, setiap orang akan senang dengan hal-hal yang menyenangkan dan terdapat kecenderungan untuk menghindari hal yang tidak menyenangkan.

2. Adanya tuntutan solusi dari masyarakat


Sebuah persoalan yang menjadi masalah sudah pasti memerlukan jalan keluar atau solusi. Seperti itulah psikologi masyarakat, jika sebuah persoalan merupakan masalah sosial dalam masyarakat maka sudah pasti hal tersebut akan menimbulkan ketidaknyaman bagi mereka dan akan menuntut penyelesaian masalah atau solusi.

3. Solusi dilakukan secara bersama atau kolektif


Penyelesaian masalah sosial berbeda dengan masalah perorang yang diselesaikan secara individu. Masalah sosial diselesaikan secara bersama-sama atau kolektif karena hal tersebut merupakan masalah bersama yang dampaknya di rasakan bersama. Biasanya usaha untuk menyelesaikan sebuah masalah sosial pada masyarakat seperti demonstrasi, penggalangan dana dan lain-lain.

Bentuk-bentuk masalah sosial yang terjadi pada masyarakat seperti: Pengangguran, kemiskinan, lingkungan hidup, tindakan kriminal dan lain-lain. Dengan demikian, masalah sosial pada masyarakat harus dicarikan solusi atau jalan keluar.

Cara Mengatasi Masalah Sosial Pada Masyarakat


Seperti disebutkan sebelumnya bahwa masalah sosial pada masyarakat harus dicarikan jalan keluar sejak awal agar tidak menjadi bayang-bayang ketakutan bagi kehidupan bermasyarakat. Berikut ini dijelaskan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah sosial yang terjadi pada masyarakat.

1. Pengembangan Industri Kecil


Mengembangan industri kecil dapat meningkatkan penghasilan masyarakat kecil sehingga masalah kemiskinan akan bisa di atasi secara perlahan. Industri kecil dapat dilakukan secara perorangan maupun perkolompok tergantung dari peluang yang akan didapatkan. Terdapat banyak peluang pengembangan industri kecil yang bisa dilakukan seperti: Pertnaian, peternakan, kerajinan dan lain-lain.

Dengan usaha kecil yang dilakukan terutama di daerah pedesaan akan mampu meningkatakan perputaran roda perekonomian di daerah tersebut yang akan berpengaruh positif terhadap segala aspek kehidupan masyarakat.

2. Mobilisasi Tenaga Kerja


Masalah pengangguran bisa diatasi dengan melakukan mobilisasi tenaga kerja. Mobilitas tenaga kerja dapat dilakukan melalui pelatihan ulang dan peningkatan kompetensi kerja masyarakat. Transmigrasi merupakan salah satu cara melakukan rotasi tenaga kerja ke wilayah lain. Selain itu, Kemampuan berwirausaha juga perlu dikembangkan kepada setiap tenaga kerja. Hal tersebut bertujuan untuk mengatasi masalah sosial jika tenaga kerja tersebut belum mendapatkan pekerjaan baru. 

4. Penanaman Nilai Ahlak dan Moral


Dalam masalah kejahatan yang terjadi pada masyarakat, bisa dikurangi bahkan dicegah dengan cara menanamkan nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat. Penanaman nilai-nilai moral dapat di lakukan pada tiga lembaga pendidikan yang setiap orang berada di dalamnya ketiga lembaga tersebut yaitu:

a. Lembaga Pendidikan Informal


Keluarga merupakan pendidikan utama dan pertama sehingga keluarga memilik peran sangat pundamental dalam pendidikan ahlak dan moral anak.

Baca Juga : Pengertian Sistem Informasi dan Komponen-Komponennya

b. Lembaga Pendidikan Formal


Selain keluarga sebagai lembaga pendidikan informal, juga terdapat sekolah sebagai lembaga pendidikan formal. Dalam tahapan usia pendidikan ankan sekolah memiliki peran yang cukup berpengaruh dalam pembentukan ahlak dan moralitas seorang anak.

c. Lembaga Pendidikan Non Formal


Dalam kehidupan bermasyarakat pendidikan ahlak dan moral anak harus selalu terpantau. Karena lingkungan pergaulan pada masyarakat dapat membentuk kepribadian seorang anak. Olehnya itu, Pendampingan dari pemuka agama dan tokoh masyarakat sangat penting untuk mambangun ahlak dan moral seorang anak. Selain itu, perlu adanya Penyuluhan hukum kepada masyarakat agar mereka paham dan memiliki kesadaran hukum dalam bermasyarakat. 

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar