Informasi Adalah : Pengertian, Jenis-jenis, dan Contohnya

Informasi Adalah : Pengertian, Jenis-jenis, dan Contohnya

Infodasar.com-Pengertian informasi adalah data yang akurat dan tepat waktu, spesifik dan terorganisir untuk suatu tujuan, disajikan dalam Kontekstual yang memberikan makna dan relevansi, dan dapat mengarah pada peningkatan pemahaman dan penurunan ketidakpastian.

Informasi berharga karena dapat memengaruhi perilaku, keputusan, atau hasil. Misalnya, jika seorang manajer diberitahu bahwa laba bersih perusahaannya menurun dalam sebulan terakhir, ia dapat menggunakan informasi ini sebagai alasan untuk memangkas pengeluaran keuangan untuk bulan berikutnya. Sebuah informasi dianggap tidak bernilai jika, setelah menerimanya, hal-hal tetap tidak berubah. 
pengertian Informasi dan fungsinya

Pengertian Informasi


Informasi adalah data yang telah diproses sedemikian rupa agar bermakna bagi orang yang menerimanya. itu adalah sesuatu yang dikomunikasikan.

Data adalah istilah, yang mungkin baru bagi pemula, tetapi sangat menarik dan mudah dipahami. Itu bisa berupa nama seseorang atau tempat atau angka, dll. Data adalah nama yang diberikan kepada fakta dan entitas dasar seperti nama dan angka. Contoh utama data adalah bobot, harga, biaya, jumlah barang yang dijual, nama karyawan, nama produk, alamat, kode pajak, tanda registrasi, dll.

Baca Juga : Manfaat Analisis SWOT Bagi Perkembangan Perusahaan

Jenis-jenis Informasi


Secara umum, terdapat tiga jenis informasi yang yang diterima oleh setiap orang dari orang lain pada setiap waktu. Ketiga jenis informasi tersebut yaitu:
1. Informasi Kontekstual
2. Informasi Tekstual
3. Informasi Maknawi

Interaksi antara Tekstual dan Kontekstual saling mempengaruhi. Kontekstual akan menginformasikan tekstual, dan tekstual membuktikan atau menyangkal Kontekstualnya. Mengetahui hal ini akan menunjukkan kepada Anda kekuatan apa yang berperan dalam pengambilan keputusan.

Interaksi antara Kontekstual dan Makna adalah Penafsiran. Bagaimana keyakinan, nilai, pengalaman, dan harapan mengubah apa yang dipahami oleh seseorang.

Interaksi antara Tekstual dan Makna adalah Implementasi. Ini memperlihatkan pendorong perilaku. Hal tersebut adalah bukti dari apa yang akan terjadi. 

Contoh Informasi


Kebutuhan informasi adalah fakta yang diinginkan, dibutuhkan, atau diharapkan seseorang dalam sumber informasi. Ini dapat didorong oleh rasa ingin tahu atau kebutuhan untuk membuat keputusan atau menyelesaikan tugas. Berikut ini adalah contoh umum dari suatu kebutuhan informasi.

Informasi Administratif

Informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas administrasi seperti mengisi pajak Anda.

Informasi Pekerjaan

Informasi tentang karier, perusahaan, posisi, dan profesi yang bermanfaat bagi individu di pasar tenaga kerja. Misalnya, ulasan tentang bagaimana rasanya bekerja untuk perusahaan tertentu.

Informasi Politik

Informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan politik seperti posisi, reputasi dan sejarah kandidat politik.

Informasi Risiko

Data dan informasi tentang risiko. Misalnya, statistik untuk risiko cedera terkait dengan olahraga atau aktivitas.

Informasi Keadaan darurat

Informasi yang diperlukan dalam keadaan darurat seperti peringatan tsunami.

Informasi Makanan

Informasi makanan dan gizi seperti resep untuk makanan sehat.

Informasi Sosial

Informasi yang memenuhi kebutuhan sosial seperti pembaruan dari teman atau gosip tentang seorang selebriti.

Informasi Hiburan

Informasi terkait hiburan seperti ulasan film atau skor olahraga.

Baca Juga : Pengertian Email : Petunjuk Penggunaan dan Contohnya

Informasi Seni & Musik

Informasi terkait seni dan musik seperti sejarah lukisan atau lirik lagu.

Informasi Komunitas Masyarakat

Informasi komunitas seperti daftar taman di Tokyo atau peluang sukarela di Berlin.

Informasi Bahasa

Definisi, aturan tata bahasa, terjemahan, dan materi pembelajaran bahasa.

Informasi telah lama dipahami sebagai konsep yang sesuai untuk diskusi dalam humaniora dan ilmu sosial . Insinyur listrik mulai menggunakan istilah ini untuk menggambarkan pengiriman data selama paruh pertama abad kedua puluh. Alih-alih memberikan definisi informasi, para insinyur ini berfokus pada pengukuran informasi, karena mereka berusaha untuk memaksimalkan informasi yang dikirim atau diterima, atau meminimalkan kebisingan, atau keduanya. Literatur ilmu sosial tahun 1950-an dan 1960-an menggunakan ide-ide tentang pengukuran informasi yang dikembangkan oleh Shannon dan Weaver pada akhir 1940-an menyeberang kembali dari teknik ke seni liberal. Di luar teknik elektro, ide-ide formal Shannon tentang informasi digunakan paling menguntungkan saat ini dalam komputasi dan ilmu kognitif.

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar