Skip to main content

Jenis-Jenis Komunikasi Bisnis Yang Perlu Anda Ketahui

Jenis-Jenis Komunikasi Bisnis 

Infodasar.com-Sebagai pemimpin bisnis, Anda tahu bahwa komunikasi adalah bagian penting dari kesuksesan perusahaan Anda. Metode yang Anda gunakan untuk berkomunikasi termasuk interaksi pribadi, percakapan telepon, pesan teks dan bentuk korespondensi tertulis lainnya. Ada berbagai jenis komunikasi bisnis yang perlu dipertimbangkan untuk dapat menyesuaikan nada atau konten Anda.
Jenis-Jenis Komunikasi Bisnis

Baca Juga : Pengertian Komunikasi Bisnis Secara Umum dan Menurut Para Ahli

Komunikasi Internal Ke atas

Jenis komunikasi bisnis ini adalah segala sesuatu yang berasal dari bawahan ke manajer atau individu hingga hierarki organisasi. Para pemimpin memerlukan informasi untuk mengalir ke atas agar memiliki denyut nadi sejati pada operasi perusahaan. Sebagian besar komunikasi yang mengalir ke atas didasarkan pada formulir, laporan, survei, templat, dan sumber daya lainnya yang sistematis untuk membantu karyawan memberikan informasi yang diperlukan dan lengkap.

Komunikasi ke atas adalah aliran informasi dari bawahan ke atasan atau dari karyawan ke manajemen. Tanpa komunikasi ke atas, manajemen bekerja dalam ruang hampa, tidak tahu apakah pesan telah diterima dengan benar, atau jika ada masalah lain dalam organisasi. Menurut definisi, komunikasi adalah urusan dua arah. Namun untuk komunikasi bisnis dua arah yang paling efektif harus dimulai dari bawah. 

Komunikasi ke atas adalah sarana bagi staf atau karyawan untuk:
a. Pertukaran informasi
b. Tawarkan ide
c. Antusiasme yang jelas
d. Mencapai kepuasan kerja
e. Berikan umpan balik

Misalnya, laporan penjualan mungkin menyertakan jumlah total pitch, bersama dengan penjualan aktual. Mungkin juga meminta umpan balik seperti ringkasan masalah atau keberhasilan yang ingin dilacak manajemen.

Baca Juga : Macam-Macam Komunikasi Bisnis Yang Harus Anda Terapkan

Komunikasi Internal Ke Bawah

Ini adalah semua jenis komunikasi yang berasal dari atasan ke satu atau lebih bawahan. Komunikasi mungkin dalam bentuk surat, memo atau arahan verbal. Pemimpin harus menjaga komunikasi profesional dan jelas dengan bawahan. Misalnya, memo tentang prosedur operasi baru mungkin melibatkan persyaratan keselamatan dan peraturan baru. Seharusnya tidak ada ruang untuk interpretasi persyaratan keselamatan; bahasa harus secara ringkas menjelaskan dengan tepat apa yang perlu terjadi.

Komunikasi Ke Bawah mengalir dari puncak hierarki manajemen organisasi dan memberi tahu orang-orang dalam organisasi apa yang penting (misi) dan apa yang dihargai (kebijakan). Komunikasi ke bawah umumnya memberikan informasi yang memungkinkan bawahan untuk melakukan sesuatu. Misalnya, instruksi tentang cara menyelesaikan tugas. Komunikasi ke bawah terjadi setelah komunikasi ke atas berhasil dilakukan. 

Jenis komunikasi ini diperlukan dalam suatu organisasi untuk:
a. Kirimkan informasi penting
b. Berikan instruksi
c. Dorong diskusi 2 arah
d. Umumkan keputusan
e. Mencari kerja sama
f.  Berikan motivasi
g. Tingkatkan moral
h. Tingkatkan efisiensi
i.  Dapatkan umpan balik

Komunikasi Internal Lateral atau Horisontal

Komunikasi lateral adalah pembicaraan, pengiriman pesan dan email di antara rekan kerja di kantor. Ini mungkin komunikasi lintas departemen atau hanya urusan departemen internal. Contoh skenario yang melibatkan komunikasi lintas departemen adalah ketika manajer pemenuhan memiliki pertanyaan tentang pesanan khusus, dan meminta klarifikasi dari perwakilan penjualan melalui sistem pesan email atau kantor. Mereka yang di departemen yang sama mungkin berkomunikasi untuk memberikan pembaruan tentang laporan status dan mengoordinasikan jadwal. Rekan kerja harus selalu didorong untuk berkomunikasi dengan nada hormat dan profesional saat bekerja.

Komunikasi horizontal biasanya melibatkan koordinasi informasi, dan memungkinkan orang dengan peringkat yang sama atau serupa dalam suatu organisasi untuk bekerja sama atau berkolaborasi. Komunikasi di antara karyawan pada tingkat yang sama sangat penting untuk pemenuhan pekerjaan yang ditugaskan. 

Komunikasi Horizontal sangat penting untuk:
a. Menyelesaikan masalah
b. Menyelesaikan tugas
c. Meningkatkan kerja tim
d. Membangun niat baik
e. Meningkatkan efisiensi

Komunikasi Eksternal

Komunikasi eksternal adalah setiap komunikasi kantor yang berhubungan dengan pelanggan, prospek, vendor, atau mitra. Ini juga bisa melibatkan badan pengatur atau kantor kota. Presentasi penjualan atau surat pemasaran harus menarik untuk menghasilkan minat dari pelanggan yang berdasarkan fakta. Ketika berhubungan dengan lingkuangn luar untuk kemitraan atau kebutuhan administrasi bisnis lainnya, sampaikan tujuannya secara ringkas dalam komunikasi, baik lisan maupun tulisan. Hargai waktu orang dengan langsung ke pokok permasalahan dan menyampaikan tujuan Anda.

Baca Juga : Elemen Penting Komunikasi Bisnis Yang Perlu Anda Pertimbangkan

Komunikasi eksternal merupakan komunikasi dengan orang-orang di luar perusahaan dimana pengawas berkomunikasi dengan sumber di luar organisasi, seperti vendor dan pelanggan. Dengan demikian, komunikasi bisnis eksternal sangat berpengaruh terhadap:
a. Volume penjualan
b. Kredibilitas publik
c. Efisiensi operasional
d. Keuntungan perusahaan
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar